Thursday, July 8, 2010

Kajimaseyo - Park Yong Ha



Song : Kajimaseyo
Artist : Park Yong Ha
Single : Kajimaseyo
Realesed : 2004

Starring : Park Yong Ha and Kim Tae Hee

Karena masih hangat-hangatnya berita bunuh diri Park Yong Ha, untuk mengenang beliau, aku mau ngebahas salah satu lagu dari Park Yong Ha yang paling aku suka yaitu Kajimaseyo (Don't Go Away).

Sebenernya kalo ditanya apa yang aku suka dari Park Yong Ha, jawabanku cuma satu, suaranya. Suaranya bagus banget waktu nyanyi. Jujur aja ya, dibandingkan ma aktingnya di film aku lebih suka sama dia waktu denger suaranya waktu nyanyi. Film-filmnya Park yong ha ga ada yang aku tonton mpe abis, dari jaman winter sonata, on air, a man's story, n the scam. Aku cuma nonton setengah aja. Tapi kalo liat dia main MV baru aku suka, contohnya MV Kajimaseyo ini.

MV Kajimaseyo ini dibintangi oleh Park Yong Ha sendiri dan Kim Tae Hee. Ceritanya Yong Ha dan Tae Hee itu sahabat dari kecil. Mereka sering bermain di sebuah padang rumput yang ditengahnya ada sebuah pohon besar. Tae Hee seneng banget sama pohon itu, dia sering melukin pohon itu.

Suatu hari, Tae Hee harus pergi meninggalkan desa. sejak itu mereka tidak pernah bertemu lagi. Namun sekitar 20 tahun kemudian Tae Hee kembali ke desa. Yong Ha bertemu Tae Hee kembali di padang rumput. Saat itu ia melihat Tae hee sedang memeluk pohon. Sejak itu Tae Hee tinggal di rumah Yong Ha. Hubungan mereka kembali dekat seperti dulu.

Yong Ha sebenernya menyiapkan hadiah khusus untuk Tae Hee. Ia ingin melamar Tae Hee di depan sebuah rumah yang Yong Ha bangun sendiri untuk Tae Hee. Maka dari itu Yong Ha sering berangkat pergi pulang malam untuk menyelesaikan rumah itu. Tae Hee yang penasaran akhirnya mengikuti kemana Yong Ha pergi selama ini dan ia pun terkejut melihat apa yang dikerjakan oleh Yong Ha. Diam-diam Tae Hee melihat rumah yang dibuat Yong Ha untuknya. Rumah yang indah, sangat mirip dengan gambar Tae Hee waktu ia kecil.

Tae Hee sebenernya punya penyakit parah. Untuk itulah ia pulang ke kampung halamannya agar ia bisa bersama Yong Ha pada saat terakhirnya. Namun begitu ia tahu Yong Ha menyiapkan sebuah rumah untuk mereka berdua, Tae Hee pun sangat sedih karena ia tidak akan bisa tinggal di rumah itu karena hidupnya tidak akan lama lagi.

Endingnya, Tae Hee meninggal di depan rumah tersebut ketika Yong Ha melamarnya dengan seikat bunga. Sedih kan?

Sayangnya aku ga bisa nemuin lyric lagu Kajimaseyo ini. Baik barupa hangul, romanzation atau translationnya. Jadi aku ga tau lagu ini sebenernya menceritakan tentang apa. Yang jelas dari judulnya aja kayanya udah sedih. Kajimaseyo artinya Don't Go Away atau Jangan pergi. Dengan lagu ini aku ingin mengatakan "Kajimaseyo" pada Park Yong Ha. Tapi udah terlambat, dia sekarang udah pergi, dan aku udah ga bisa denger suaranya lagi.

Aku turut berduka cita atas kematiannya. Aku berharap, semoga tidak ada lagi artist korea yang menyusul jejak Park Yong Ha. Aku berharap tidak hanya artis korea, tapi juga masyarakat di seluruh dunia tidak ada lagi yang berpikir untuk mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Ingat, kita masih punya Tuhan untuk mengadu, untuk bersandar. Aku yakin agama apapun akan mengharamkan tindakan bunuh diri. Seberapa beratpun cobaan yang kita hadapi, anggap saja sebagai ujian dalam pendewasaan diri. Kalau kita dapat melaluinya, berarti kita selangkah lebih depan untuk menuju dewasa, bararti kita akan dapat lebih mengeti akan arti hidup, dan di masa depan, ketika kita mengingat kembali masa lalu kita yang sulit, kita mungkin akan tersenyum karena kita telah berhasil melewati masa tersebut. Betul begitu kan?





Death Bell 2 (Bloody Camp) OST Lyrics



Soyeon - What should we finish Lyrics (English)


why should we end our love that's been so long
we said goodbye by handshake like in movies


though i'm laughing, my eyes were flooded with tears
i cannot hold back the tears when I see you again


My heart is aching from the tears
even though our love is over, my heart still wants you
i know that we can not be together again, i want to understand that our love has come to an end
your hands pushed me away, telling me we have to finish this

why should we end our love like this?
i'll never be able to see your face anymore


i'm sorry that i can't be the one i said i wanted to be
i'm sorry that i let go of my promise and we have to part ways
i couldnt bear our goodbye, i didnt think it would end like this
I'm sorry I'm sorry I can not say anything else but our love has to end

 
Soyeon - What should we finish Lyrics (Romanization)

mworago kkeutnaelkka ireoke gin uriui sarangeul
jalgarago halkka useojwoya hana yeonghwacheoreom aksureul halkka


cham useupda geuji neomu an ssawoseo munjeyeonneunde
nunmuri heureumyeon chameul su isseulkka dasi mannal geotcheoreom heeojilkka


gaseumi neomuna apaseo kkeutnae nunmul nal geotman gataseo
uri sarangi kkeutnatdaneun geol mallo hal suga eomneun geol
dollil su eopdan geol arado ijen kkeuchiran geol arado
neoreul angoseo kkeureo angoseo soneul peul suga eomneunde mworago kkeutnaelkka


mworago kkeutnaelkka jangnaneurodo hae bon jeok eomneun mal
ibyeoriran mareul na hal su isseulkka ije bol su eopdaneun geu insareul


i malbakke motae mianhae jikyeojuji motaeseo mianhae
uri sarangeul geu yaksokdeureul nohabeoryeoseo mianhae
jal garagon chama motaeseo ijen kkeuchiragon motaeseo
mianhadago mianhadago dareun mareun motagenneunde mworago kkeutnaelkka



Credits:
Romanization + Translate gave to Pandoracat (Notes: Translation not 100% accurate) + dokhi-dokhi

Saturday, June 26, 2010

Temptation of Eve: A Good Wife: And Now a Word on Hot-bodied Backstabbers


I hereby postulate that actors who are stunningly beautiful (Sophia Loren, Nastassja Kinski, Marlon Brando, etc.) don't need to act. Instead, they can stare disinterestedly into the distance for all I care. I'll do the hard work and invest their faces with deeper meaning. Actors who are simply really good looking however better have some acting chops to go with those chiseled features. Otherwise, like in Kwak Jeong-deok's Temptation of Eve: A Good Wife, you grow to resent them a little as the film goes on. Neither Kim Tae-hyeon nor Jin Seo-yeon is talentless but looking this good in an erotic thriller this boilerplate, they need to be a bit more nuanced in their performances to win our affections. Otherwise, the mind begins to wander and all those tawdry sex scenes that should be heightening the suspense feel as though they're shortchanging us because they never cross over into porn. We don't care if he's cycling out of control with lust. We don't care if she's out to poison her husband (Ahn Nae-sang) to get the insurance money. And if we don't care who might be doublecrossing who, then we haven't got much of a movie. With really just three characters of note (and even fewer locations), Temptation of Eve feels like a play that's been filmed for television. But not PBS. More like Ovation.

Friday, June 25, 2010

Spin Kick (Movie - 2004)



Alternative title : "Taekwon Boys"
Directed by Nam Sang-gook (남상국)
Screenplay by Nah Hyeon (나현), Nam Sang-gook (남상국), Sin Dong-ik (신동익)
•Action •Martial arts
109min | Release date in South Korea : 2004/07/23


Cast: Kim Dong-wan, Hyeon Bin, Jo An, Kim Tae-hyeon, Park Ji-yeon.

Synopsis

Aku ceritainnya pake nama asli aja ya, soalnya lupa nama tokohnya.

Film ini menceritakan sebuah sekolah yang dulunya merupakan sekolah yang unggul akan olahraga taekwondo dan sering mendapatkan gelar juara. Tapi kini ekskul taekwondo hanya sedikit peminatnya, sekalipun ada, mereka sama sekali tidak serius. Hanya satu yang benar-benar serius dalam taekwondo yaitu hyunbin. Pelatih taekwondo sekolah itu pun akhirnya malas mengajar di sekolah itu dan pindah ke sekolah lain.

Di sekolah itu ada geng berandalan yang hobinya buat onar. Geng itu dipimpin oleh Kim Dong Wan. Suatu hari geng itu mendapat masalah hingga ditangkap oleh polisi. Kepala sekolah datang untuk membebaskan mereka tapi dengan satu syarat, mereka bisa bebas asalakan mereka mau masuk tim taekwondo dan bertanding untuk kejuaraan. Akhirnya dengan terpaksa mereka menyetujui syarat itu.

Sedangkan untuk pelatih, kepala sekolah mencari alumni sekolah itu yang bisa melatih taekwondo, namun tidak ada yang berminat, sampai akhirnya terpilihlah seorang pelatih taekwondo yang sebenarnya ga jago jago amat taekwondonya, malah ia terkenal sebagai loser di timnya, namun pernah tidak sengaja mengalahkan lawannya di pertandingan.

Awalnya semua keadaan kacau. Kim dong wan dan kawan-kawannya hanya mengacau di tempat latihan. Hyun Bin juga bersikap sinis pada mereka. Namun karena Kim Dong wan naksir sama manager club taekwondo, ia mulai menunjukkan keseriusannya pada taekwondo dan berlatih giat. Hyun Bin dan Kim Dong Wan CS juga sudah mulai akrab. Belom lagi ketambahan satu anggota lagi yaitu Lee Ki Woo, dia adalah seorang pebalet. Dengan tubuh tingginya dan badannya yang lentur, ia bisa dengan mudah menyesuaikan dengan taekwondo.

Saat turnamen tiba, tim taekwondo sekolah ini ikut berpartisipasi. Dan yang menjadi lawannya adalah sekolah yang tim taekwondonya jago banget dan yang jadi pelatihnya adalah mantan pelatih. Lalu bagaimanakah hasil pertandingannya? Nonton aja sendiri ya, hehe...

Sebenernya aku nonton film ini udah lama banget, dari jaman SMA, waktu masih jamannya VCD, waktu itu nyewa di tempat penyewaan. Dulu waktu nonton film ini cuma sekedar nonton aja, ga tahu nama pemainnya, tapi begitu aku tahu ada Hyun Bin dan Kim Dong Wan akhirnya aku nyari DVDnya. Sempet kesulitan juga nyarinya soalnya film lama, tapi karena pantang menyerah, akhirnya dapet juga.

Bagus kok filmnya, Hyun Bin masih keliatan muda di sini. Walau action tapi masih standard kok. Ada sedihnya juga.



Yesterday Different From Today - Kim Ji Eun



Song :  Yesterday is Different from Today
Artist : Kim Ji Eun
Album : Rain
Release : May 14, 2007 

Starring :
Koo Hye Sun
Song Chang Ui

Setelah kemaren-kemaren ngebahas lagu para band band korea, baik girlban maupun boyband, sekarang kita kembali ke lagu ballad atau lagu yang sedih dan mellow.

Lagu yang mau aku bahas kali ini adalah lagu Yesterday is Different from today yang dinyanyikan oleh Kim Ji Eun. Jangan tanya aku tentang penyanyi yang satu ini karena aku sendiri tidak tahu menahu tentang penyanyi ini. Tapi kalau dengerin suaranya miriiiip banget ma suaranya BoA. Yang jelas aku lagu Kim Ji Eun yang satu ini bagus banget. Aku suka banget. Sedih. Apalagi kalau liat MVnya.

Sekarang aku mau bahas arti dari lagunya dulu. Kalau aku baca dari translation lyricnya, aku menyimpulkan lagu ini tentang perpisahan. Karena yang nyanyi cewek jadi aku ambil contoh bahwa si 'aku' di lagu ini adalah seorang cewek. Jadi si cewek ini berpisah ma cowoknya karena si cowoknya udah punya orang lain yang ia sayangi dan itu membuatnya sakit hati karena ternyata orang yang bisa membuat cowok itu tersenyum ternyata bukan dirinya melainkan orang lain, yang bisa membuat cowok itu bahagia adalah orang lain, bukan dirinya. Jadi kini senyuman cowok itu adalah air mata sang cewek. Si cewek berusaha melupakan cowok itu tapi ga bisa karena ia hanyalah seorang cewek bodoh yang hanya tahu mencintai cowok itu, tidak ada yang lain....

Bagus kan arti lagunya? sedih banget ya? Nah sekarang aku mau bahas MVnya yang ceritanya beda banget ma lagunya. Ini dia ceritanya

MV ini dibintangi oleh Koo Hye Sun dan Song Chang Ui. Tau kan siapa Koo Hye Sun. Si Jandi di BBF. Cerita MV ini cuma satu adegan tapi bisa ngebuat yang nonton terharu. Di awal MV diperlihatkan ada mobil terbalik di tengah jalan raya. Ada Hye Sun yang tergeletak di samping mobil dengan tubuh penuh luka. Lalu ada juga Chang Ui yang masih berada dalam mobil karena terjebak dengan seatbeltnya. Kemudian Hye Sun perlahan-lahan bangun lalu menuju mobil untuk menyelamatkankan Chang Ui. Jadi MV ini menceritakan perjuangan dan usaha Hye Sun untuk menyelamatkan Chang Ui agar bisa keluar dari mobil. Tapi seperti aku bilang tadi, walaupun cuma satu adegan tapi mengharukan banget. Apalagi di pertengahan MV ketika Hye Sun berusaha melepaskan seatbelt Chang Ui yang macet sambil terus menangis. Chang Ui saat itu menyuruh Hye Sun untuk menyerah dan meninggalkannya sebelum mobil meledak tapi Hye Sun tidak mau menurutinya dan tetap berusaha melepaskan seatbelt tersebut. Sampai akhirnya polisi berdatangan dan memaksa HyeSun keluar dari mobil. Dan begitu Hye Sun berhasil dipaksa keluar oleh tim penyelamat, mobil pun meledak yang juga sekaligus meledakkan tubuh Chang Ui yang masih berada di dalam mobil tersebut.

Sedih... sebenernya ada dialog di pertengahan MV ini yang cukup mengharukan tapi sayangnya MV yang aku punya ga ada subnya jadi ga tau arti dialog itu apa. Sayang banget...





Yesterday is Different from Today Lyric

Korean

어제와 다른 오늘 - 지은

좀 웃어줄래요
어제와 다른 오늘이
더 이상은 나도 힘들어요
차라리 말해요
보내달라는 그대의
그 눈빛에 자꾸 숨이 막혀

내가 먼저~말해야 하나요
그러면 그댄 내게 덜 미안한가요~

내가 아니여도 이젠 행복한가요
내가 아니여서 다시 웃게 됐나요?
아직도 사랑해야 하는
이유가 너무 많은데
이렇게 헤어지면 난 어쩌죠~

하루사이~모든게 변했죠
그대웃음이 나의 눈물이 되겠죠

내가 아니여도 이젠 행복한가요
내가 아니여서 다시 웃게 됐나요?
그대를 잊어야만 하는
이유가 너무 많은데
그래도 사랑하는 난 어쩌죠

우리가 왜 헤어진건지
모르는게 덜 힘들겠죠
잊으려 애쓰는 것 보단
기다려 보는게 낫겠죠
그렇게 하루를 견디겠죠
이젠~~no~

내가 아니여도 사랑할 수 있겠죠
내가 아니여서 이별하게 되겠죠
(내가 원한 바램으로)
나보다 더좋은 누군갈
또 다시 만난다해도
나만큼 사랑하진 못하겠죠~yeah..

내가 아니여도 이젠 행복할까요
내가 아니여서(아니여도 no~)
다시 웃게 됐나요
그대를 잊어야만하는
이유가 너무 많은데
그래도 사랑하는 난 바보죠..
그래밖에는 난 모르죠...


credit: jukeon.com

Romanzation

Eojewa Tareun Oneul - Ji Eun

 Jom uso jorraeyo
ojaewa da reun oneuri
doisangeun na do himdeuroyo
charari marhaeyo
bonae darraneun gudaeye
keunun pichae jakku sumimakhyo

Naega monjo.. marhaeya hanayo
keuromyon keudaen naegedor mianhankayo

Naega aniyado ijaen hengbokhan gayo
Naega aniyoseo dasi okkaedwen nayo
ajigdo saranghaeyo haneun
iyuga nomu manhundae
irohkke Haeojimyonnan ojjojyo...

harusai... modunke pyonhaejjyo
kudae osumi nayenun moridwikejjyo

Naega aniyodo ijaen hengbokhankayo
Naega aniyoseo dasi okkaedwen nayo
keudaereur ijoyo manhaneun
iyuga nomu manhundae
keuraedo saranghaneun nan ojjojyo

uriga wehae ojin konji
moruneunkaedor himdurkejyo
ijuryo aessuneun keobodan
kidaryo boneun kenakejyo
kurohke harurur kyondikejyo
ijen... no...

naega aniyodo sarangharsu ikkejyo
naega aniyoso opyorhake dwikejyo
(naega wonhan baram iro)
naboda dojoheun nugunkar
godasiman nandahaedo
namankeum saranghajin mothakejyo... yeah..

naega aniyodo ojen hengbok hargayo
naega aniyoso (aniyodo no...)
dasi ukke dwenayo
geudaereur ijoyo manhaneun
iyuga nomu manhundae
keureado saranghaneun nan babojyo..
keureahagoneun nan morujyo

credit by : desthy


Translation

Today is different from yesterday - Kim Ji Eun

Can you smile for me a bit
how today's different from yesterday,
I can't stand it anymore
Say what you need to say to me
When I meet your gaze that asks me to let you go
my breath gets caught in my throat

Do I~ have to be the one to talk first
Then, does that somewhat relieve you of your sorry feelings toward me?

Even if it's not me, are you happy now
Because it's not me, are you able to smile again?
But there are still so many reasons
why I love you
If we were to separate like this,
what is to become of me?

Our relationship in a day changed drastically
Your smiles will probably be my tears


Even if it's not me, are you happy now
Because it's not me, are you able to smile
There are so many reasons
why I should forget you
But what do I do with myself,
when I still love you?

Why we had separated,
I guess the less I understand, the less painstaking it will be
Rather than trying so hard to forget
It's probably best to wait it out
That's how one day would pass,
From now on~no~

Even if it's not me, you'll still be able to find love
Because it's not me, this parting is possible
(Seeing you off the way I think is best)
Even if you were to meet
someone who was better than me
They'd probably never be able to love you
as much I did~ yeah

Even if it's not me, will you be happy from now on
Because it's not me (Even if it's not me, no~)
Were you able to smile again
I have so many reasons why
I should just forget you
But I'm still an idiot who loves you
beside that, I know nothing of anything else

credit: ix3sk8rboiz @ soompi.com


Star's Lover (Drama - 2009)

    

    * Title: 스타의 연인 / Star's Lover
    * Also known as: Celebrity's Sweetheart / Celebrity Lover
    * Previously known as: 오! 나의 여신님 / Oh! My Goddess
    * Genre: Romance
    * Episodes: 20
    * Broadcast network: SBS
    * Broadcast period: 2008-Dec-10 to 2009-Feb-12
    * Air time: Wednesday & Thursday 21:55
    * Screenwriter: Oh Soo Yun
    * Production Company: Olive Nine
    * Director: Boo Sung Chul (부성철)

 Cast

    * Choi Ji Woo as Lee Ma Ri
          o Park Bo Young as Ma Ri (teen)
          o Jung Da Bin as Ma Ri (child)
    * Yoo Ji Tae as Kim Chul Soo
          o Kang Yi Suk as Chul Soo (child)
    * Lee Ki Woo as Jung Woo Jin
    * Cha Ye Ryun as Choi Eun Young

Lee Mari adalah seorang artis yang terkenal.Namun di tengah gemerlapan dunia keartisan, sebenernya Lee Mari hanyalah seorang gadis yatim piatu yang kesepian. Dulu waktu kecil ia hidup bahagia bersama orangtuanya, lalu kedua orangtuanya meninggal karena kecelakaan dan tinggallah Mari seorang diri. Akhirnya ia tinggal di panti asuhan. Di panti asuhan itu ia tidak memiliki teman sampai remaja sampai akhirnya ia memutuskan untuk meninggalkan panti asuhan tersebut dan pergi ke kota. Ia sempat menjadi pelayan di sebuah restoran sampai akhirnya ada seseorang dari agency yang menemukannya dan menjadikannya artis sampai sekarang.

Kim Chilsu adalah seorang pengajar di salah satu perguruan tinggi di korea. Ia mempunyai seorang adik perempuan yang sakit-sakitan dan Ibunya adalah seorang penyanyi bar. Ketika Chilsu masih kecil, ayahnya meninggalkannya kemudian disusul oleh Ibunya yang juga meninggalkan ia dan adiknya. Karena itulah ia sangat membenci Ibunya. Chilsu selain sebagai seorang dosen ia juga merupakan penulis. Ia ditawari oleh suatu manajemen artist untuk menulis suatu novel yang nantinya novel itu akan diterbitkan dengan nama artist tersebut, yaitu Lee Mari. Dengan kata lain ia ditawari sebagai penulis bayaran atau dikenal dengan istilah ghostwriter.

Kisah Lee Mari dan Kim Chilsu dimulai di jepang. Saat itu karena sedang membutuhkan uang, akhirnya Kim Chilsu menerima tawaran sebagai penulis bayaran untuk Lee Mari dan ia pun pergi ke Jepang untuk menemui Lee Mari yang saat itu sedang berada di Jepang karena ia harus mengenal Lee Mari lebih jauh agar dapat menulis novel yang sesuai dengan karakter Lee Mari. Tapi ternyata Lee Mari sendiri tidak mengetahui rencana penulisan novel tersebut. Ia belum pernah diberitahu oleh manajernya. Dan hal itu membuat Kim Chilsu bingung karena ia telah menandatangani kontrak dan sudah menerima uangnya, jadi ia harus tetap membuat novel tersebut dan Lee Mari juga hanya bisa menerima keputusan yang dibuat oleh manajementnya.

Selama sekitar 1 bulan Lee Mari dan Kim Chilsu tinggal bersama di Jepang dan itu membuat mereka lebih mengenal satu sama lain dan hubungan mereka menjadi semakin dekat. Namun kedekatan itu pun harus terhenti karena kontraknya telah selesai dan mereka harus kembali ke korea. Novel yang ditulis oleh Kim Chilsu atas nama Lee Mari akhirnya diterbitkan dan reaksinya pun sangat luar biasa. Novel tersebut laku keras.

Masalah kembali muncul ketika Lee Mari kebingungan menjawab wawancara mengenai novelnya. Untuk itu ia kembali menemui Kim Chilsu dan memintanya untuk mengajarinya mengenai novelnya dan novel-novel yang sejenis agar ketika ada yang menanyakan tentang novelnya ia bisa menjawab dengan lancar. Lee Mari memintanya menjadi guru privatnya selama 1 bulan, tidak hanya itu, ia juga meminta Kim Chilsu tinggal bersamanya selama 1 bulan untuk les tersebut. Awalnya Kim Chilsu menolak tapi toh akhirnya ia menerima juga entah karena ia kasihan pada Lee Mari atau karena memang ia sudah mulai tertarik pada Lee Mari, padahal saat itu ia sedang menjalin hubungan dengan Eun Yong, pacarnya, yang kini berada di Jepang.

Hasil dari lesnya bersama Kim Chilsu membuat Lee Mari kini bisa menjawab pertanyaan dengan lancar dalam sebuah talkshow. Namun tidak lama setelah itu muncul berita tentang kepalsuan novel Lee Mari. Berita mengenai adanya ghostwriter mulai mencuat. Dan untuk menyelesaikan masalah tersebut, manajer Lee Mari meminta Lee Mari untuk pergi keluar negeri sampai berita itu mereda. Namun Lee Mari mengurungkan niatnya untuk pergi karena mendengar kata-kata Kim Chilsu. Sebelum Lee Mari pergi Kim Chilsu sempat berkata lewat telepon "Stay with me, I'll always beside you if you need me" dan setelah mendengar kalimat itu Lee Mari langsung meluncur ke rumah Chilsu. Di rumah Chilsu, Chilsu mengatakan pada Mari agar jangan menghindari masalah, lakukanlah apa yang menurut Mari benar. Esoknya Lee Mari memutuskan memberitahu yang sebenarnya pada publik bahwa novelnya itu bukanlah karyanya melainkan karya orang lain. Dan keputusan Lee Mari tersebut membuat keadaan makin kacau.

Berita mengenai Lee Mari pun makin berkembang. Tentang siapa ghostwritetnya Lee mari dan hubungan Lee Mari dengan ghoswriternya juga terungkap dan itu membuat hubungan Chilsu dengan Eun yong, pacarnya putus. Banyak berita yang beredar mengatakan bahwa Lee Mari adalah perusak hubungan Chilsu dan Eun yong. Karir Lee Mari pun hancur, para fans Mari kecewa, kontrak film Lee Mari pun banyak yang dihentikan. Tidak hanya Lee Mari, Kim Chilsu pun mengalami nasib yang serupa, ia dipecat sebagai dosen dan ia sering diikuti oleh wartawan.

Masalah antara Lee Mari dan Kim Chilsu tidak hanya sampai disitu. Adik perempuan Chilsu sakit parah hingga harus dioperasi, Ibu Chilsu yang sudah lama menghilang tiba-tiba kembali muncul. Lalu cinta pertama Lee Mari yang dulu menghilang pun muncul kembali. Lalu bagaimana hubungan Lee Mari dan Kim Chilsu selanjutnya? Nonton aja....

Di drama series ini pemainnya emang kebanyakan pemain lama jadi jangan mengharapkan munculnya berondong berondong yang masih fresh di drama ini. Tapi dengan begitu berarti kan kemampuan akting mereka udah ngga di ragukan lagi. Aktingnya alami banget, pas banget ngabawain karakter yang diperanin. Misalnya saja Choi Ji Woo, pasti udah tahu kan ma artist kawakan yang satu ini, di sini dia pinter banget meranin Lee Mari, artist yang cantik tapi sebenernya ga pinter-pinter amat (dalam kata lain 'bodoh'). Lalu ada Yoo Ji Tae, ini pertama kalinya aku liat dia main di drama series karena memang dia lebih sering main di movie. Sebelumnya aku sempet liat dia main bareng Song Hye Kyo di Hwang Jinni. Di Star's Lover ini dia pas banget meranin Kim Chilsu yang tertutup dan pendiam tapi didepan Lee Mari bisa jadi galak dan terbuka. Cocok deh.

Aku beli drama ini sebenernya karena ada si jangkung Lee Ki Woo. Tapi ternyata Lee Ki Woo disini mengecewakan. Ga cakep-cakep amat dan karakternya tuh kurang kuat, jadi kemampuan aktingnya disini kurang diperlihatkan. Pemilihan pemainnya menurutku pas banget. Choi Ji Woo kan termasuk artist korea yang bertubuh tinggi, jadi dicarilah pasangan yang juga tinggi kaya Yoo Ji Tae dan Lee Ki Woo. Oiya, di sini juga ada jung da bin, itu loh si imut shinbi yang main di wonderful life. Dia jadi Lee Mari kecil. Di sini dia keliatan ga imut lagi karena udah agak besar dan pipinya ga tembem. Terus di film ini dia kebanyakan adegan nangisnya. Salut juga ma tuh anak, kecil-kecil pinter juga nangisnya.

Pelajaran yang bisa kuambil dari drama ini adalah ternyata tidak mudah menjadi artis. Tidak punya privasi. Apapun yang dilakukan akan selalu tampak jelek di mata publik. Ada dialog Lee Mari yang kuinget "Aku sudah biasa dengan berita seperti ini. Main film bareng dibilang pacaran. Pergi belanja dibilang artist boros". Jadi intinya, jangan pernah bermimpi jadi artis deh, karena jadi artis itu ga seenak yang dibayangkan. Syukuri aja diri kita sekarang apa adanya. Tul ga?

Nilaiku untuk Star's Lover.......80.




Saturday, June 19, 2010

Dark Forest of Death: Here's to the Bucolic Zombie


Horror fans jabber away about fast zombies versus slow zombies but how about city zombies versus country ones? Is there any difference between the pale-faced corpses who reanimate in urban environs and those who resurrect in the woods? Kim Jeong-min's low-budget Blair-Witch-meets-Dawn-of-the-Dead flick doesn't answer that question directly but the casualties in his Death Forest of Death are definitely victims of an evil woodland spirit, not a man-made disease run amok. It's man versus vengeful nature here, not man versus sinister science. And these zombies are sometimes fast, sometimes slow and always out to get you. Whether you join their ranks or not isn't dependent on whether you decapitate them before they make you bleed either. The only thing that can save your life is stopping your own blood from hitting that forest floor. Since no one here ever learns this basic rule of survival, their successive deaths are all unavoidable. Ignorance is death, as they used to say. Until someone sees the forest floor drink a whole bucket of blood and not just slurp up a few drops, visitors to this national park are going to continue to die one by one. Cleanliness is next to godliness after all.